Kak Suriyadi, Waka Kwarnas Bidang
Binamuda memimpin rapat persiapan Jambore Dunia tahun 2015 " A Spirit Of
Unity" di Kirara-hama, Yamaguchi, Jepang (5/9) pukul 13.00 WIB di
Ruang Rapat A, Gedung Kwarnas Gerakan Pramuka, Jalan Medan Merdeka
Timur No. 6 Jakarta.
Rapat
persiapan Jambore Dunia Tahun 2015 bertugas merencanakan dan
menyiapkan Kontingen Indonesia pada kegiatan Jambore Dunia Ke-23
tanggal 28 Juli s/d 8 Agustus 2015 di Jepang.
Kwarnas
Gerakan Pramuka rencananya akan mengirim 400-500 delegasi yang terdiri
dari Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak, Pramuka Pandega dan Pembina
Pramuka serta Peninjau/visitor untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Hadir
dalam rapat persiapan Jambore Dunia, antara lain Kak Yudi Suyoto,
Sesjen Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Fachry Sulaiman, Annas Bidang
Hubungan Luar Negeri/ Ketua Panitia Jambore Dunia 2015, Kak Indo
Reyano, Annas Bidang Hubungan Luar Negeri/ Sekretaris, dan seluruh
panitia Pesiapan Jambore Dunia Tahun 2015.
Saya Siap Ikut Jambore Pramuka Sedunia ke-23, 28 Juli s/d 8 Agustus 2015"A SPIRIT OF UNITY"
KWARNAS - “Bagi Pramuka, malam tahun baru adalah
malam pengabdian” tegas Brigjen TNI. M.Herindra (Wakil Ketua Kwarnas
Pramuka Bidang Abdimasgana) dalam rapat pramuka peduli natal dan tahun
baru di Markas Komando Kopassus, Cijantung, pada Selasa Siang, 23 Des
2014.
Menurut M. Herindra harus ada sekelompok
orang yang rela turun ke jalan membantu aparat pemerintah melancarkan
lalu lintas malam pergantian tahun. “Sesuai amanat Ketua Kwarnas Kak
Adhyaksa Dault, kita ingin Pramuka tidak sekedar merayakan pergantian
tahun, tetapi membantu melancarkan malam tahun baru” tegas Herindra yang
sebelumnya bersama Pramuka mencanangkan Desa siaga bencana di Cibungur,
Sukaresmi, Pandeglang, Banten
Hadir dalam rapat konsolidasi ini
Pengurus Kwarcab Pramuka dari Kota Bogor dan Kab Bogor, beberapa andalan
nasional Pramuka diantaranya: Kurnia Bakti, Rangga Wisnu, Achmad
Mardiyanto, Hariqo Wibawa dan Agus Muslim
Ketua panitia kegiatan Rangga Wisnu
(Andalan Nasional), menjelaskan kegiatan ini dalam rangka hari
kesetiakawanan nasional, kami juga bekerjasama dengan PT ASTRA. “Saya
siap melaksanakan amanah membantu melancarkan pelaksanaan natal,
melapangkan jalanan saat pergantian tahun baru”, jelas Rangga Wisnu.
“Untuk di Wilayah Bogor, Pramuka akan bangun posko di empat titik, yaitu
di Patung Pramuka, Puncak, Cisarua, Megamendung dan Masjid Juanda,
Ciawi”, lanjut Rangga Wisnu.
Rencananya pencanangan karya bakti
pramuka ini akan diadakan pada 29 Desember 2014 dan akan dihadiri juga
oleh Bima Arya, (Walikota dan Ketua Mabicab Bogor), Ade Sarip Hidayat
(Ketua Kwarcab Bogor), Nurhayanti (Bupati dan Mabicab Kab Bogor), Yasin
Zainudin (Ketua Kwarcab Kab Bogor), pengurus pramuka dari berbagai
tingkatan.(Kak Hariqo, Annas Bidang Kominfo).
“EKA PRASETIA PANCA KARSA”
Latar Belakang dan Makna
Telah lama kita memiliki Pancasila, tetapi kita tidak
cukup dan tidak ingin hanya memilikinya, kita bertekad untuk mengamalkannya,
kita berjanji untuk melaksanakannya, kita ber-‘prasetia’ untuk mewujudkannya,dengan pangkal tolak manusia sebagai
makhluk sosial, sebagai pribadi yang dapat mengendalikan diri dalam hidupnya di
dalam masyarakat. Janji pada dirinya sendiri, dengan segala keberanian dan
kemampuan selalu berusaha mengendalikan kepentingan pribadinya guna memenuhi
kewajibannya sebagai makhluk sosial dalam mewujudkan kehidupan Pancasila itu,
marilah kita namakan “Eka Prasetia”.
Yang kita janjikan pada diri sendiri adalah
mengorbankan kepentingan pribadinya guna memenuhi kewajibannya sebagai makhluk
sosial, yang didorong oleh keinginan untuk menghayati dan mengamalkan
Pancasila. Menghayati dan mengamalkan sila-sila dari Pancasila oleh karsa
pribadi itu marilah kita namakan “Panca Karsa”, yang meliputi:
1.Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghargai orang
lain yang berlainan Agama/Kepercayaannya;
2.Mencintai sesame manusia dengan selalu ingat kepada
orang lain, tidak sewenang-wenang dan “tepa selira”;
3.Cinta pada Tanah Air; menempatkan kepentingan Negara
dan Bangsa di atas kepentingan pribadi;
4. Demokratis dan patuh pada peraturan Rakyat yang sah;
5.Suka menolong, menggunakan apa yang dimiliki untuk
menolong orang lain, sehingga dapat meningkatkan kemampuan orang lain itu.
Berdasarkan
prasetia yang tunggal sebagai dasar pokok melaksanakan Pancasila, dan karsa
pribadi menghayati danmengamalkan lima sila dari Pancasila, kiranya pedoman
penghayatan Pancasila itu dapat disebut dengan “EKA PRASETIA PANCA KARSA”